Pages

Senin, 31 Maret 2014

It's raining...

Bahagianya anak-anak, setelah beberapa hari gak turun hujan, akhirnya hujan deras mengguyur kota Batam tercinta. Meski hanya satu jam lebih, tapi cukup untuk membasahi kota, menyiram seluruh pepohonan dan tanaman yang kering. Alhamdulillaah wa Syukurillaah...
Narsis dulu yuuk kids.... ^_^



 

Kamis, 27 Maret 2014

Dompet Koin (Coin Purse)


 
Tutorial kali ini adalah cara membuat dompet koin dari kain. Bahan-bahan yang diperlukan adalah :
  1. Kain katun 3 motif
  2. Pita warna senada
  3. Bias tape
  4. kain pengeras atau busa lapis
  5. Resleting
  6. Gunting
  7. Jarum pentul
  8. Pola
 


Buat pola dengan ukuran 22cm x 16 cm. Sudutnya potong melingkar.



Bagian luar saya pakai dua motif, jadi cara memotongnya dibagi dua saja polanya. Satu motif lainnya yang disebelah kanan foto untuk bagian dalam dompet.


Jahit pita di bagian tengah kain bersamaan dengan busa lapis. Letakkan kain bagian dalam lalu pasang bias tape di sekeliling kain.


Sebelum dijahit sebaiknya dijahit jelujur dahulu agar rapi.


Saatnya memasang resleting. Jangan lupa dipentuli dahulu sebelum dijahit mesin.


Jelujur bagian tepi dalam dompet, lalu jahit bagian ujung sekitar 1,5cm s/d 2cm.

 
Bagian ujung dompet boleh digunting lalu diobras, boleh juga seperti digambar, dijahit jelujur ke bagian dalam kain.

 


Selesai.... Selamat mencoba.. ^_^

Hallooo... Ini Tithaa.. ^_^
 

Rabu, 19 Maret 2014

Kotak Tisu Jumbo dari Kotak Sepatu Bekas



            Punya kotak bekas sepatu di rumah? Kalau jawabannya iya berarti jangan buru-buru dibuang dulu. Apalagi kalau kotaknya bagus, kuat dan kokoh. Sayangkan kalau dibuang, mendingan kita buat tempat tisu aja alias tissue box. Mengingat ukuran kotak sepatu pada umumnya lebih besar dari kotak tissue yang dijual, akhirnya saya putuskan untuk membuat dua lubang tisu, jadi tisunya lebih tahan lama, gak bolak balik isi. Bisa untuk tisu yang satu bungkus besar beratnya sekitar 600 gr.
 

Ups, lupa ngehapus mereknya.. ^_^ Ketahuan deeh..

Pertama yang saya lakukan adalah mengukur sisi-sisi kotak. Yaitu panjang, lebar dan tingginya. Beda kotak biasanya beda juga ukurannya. Pilihlah kotak yang seukuran panjang tisu.


Polanya saya buat langsung di atas kain yang akan dijahit. Seperti cara membuat kotak.



Lebihkan sekitar 1/2 Inch atau 1 cm untuk jahitan sebelum digunting sisi-sisinya. Tandai dengan kapur jahit.

Ambil kain vuring untuk dalaman dan busa tipis untuk lapisan. Lalu jiplak dan gunting dengan pola yang sama.


Saya memakai aplikasi daun pada bagian tengah kain. Ukur terlebih dahulu pada bagian tengah kain lalu jahit lurus. Cara membuat aplikasi daun tiruan bisa dilihat disini.



Untuk lubang tisu saya memakai dua buah grommet yang biasa dipakai untuk lubang gorden atau tirai.


Ukur letak lubang tisu pada kain lalu tandai dengan kapur jahit.


Jahit zigzag terlebih dahulu sebelum dilubangi, agar kain tidak lari dan lebih rapi.



Pasang grommet pada kedua lubang secara hati-hati. Jangan sampai lubang tisu kebesaran.


Rapikan pinggir kain dengan melipat kedalam sekitar 1/2 Inch, kasih jarum pentul.

 
 
Sebelum dijahit, pasang karet pada kedua sisi kotak, gunanya agar penutup kotak tisu tidak gampang terbuka. Pentuli dan jahit sekeliling pinggir kain.
 



Masukkan tisu ke dalam kotak. Jangan lupa untuk melubangi kotak.

 
 
Saya juga menggunakan aplikasi daun tiruan pada sisi bawah kotak. Jahit lurus saja dan selesai....
 

 
Selamat mencoba.....

 
 

 

Aplikasi Daun Tiruan


 
           Selain banyak digunakan untuk dekorasi ruangan seperti pelaminan dll, daun tiruan juga sering dipakai untuk kerajinan tangan, seperti untuk membuat bros, bando, pinggiran taplak meja, dan masih banyak lagi. Jenis dan warnanya juga beragam, ada yang hijau tua, hijau muda bahkan merah muda. Saya lebih cenderung memilih warna hijau untuk membuat aplikasi craft, kelihatan segar dipandang.
            Seperti yang akan saya bahas sekarang, membuat aplikasi dari daun tiruan (imitasi). Awalnya daun tiruan ini saya beli untuk membuat bros, ternyata masih banyak sisanya. Alhasil saya punya ide untuk menyatukan daun-daunnya saja dengan menjahitnya pada bias tape atau  pada pita polos.
            Pertama-tama daun diputik satu persatu. Lalu dijahit pada bias tape atau pita secara berjejer sampai ujung pita.
 


 
             Hasilnya seperti gambar di bawah ini. Warna hijaunya saya suka, langsung terbayang kalau dibuat bando untuk anak bagus juga yaa? Atau untuk aplikasi kotak tisu yang InsyaAllah akan saya posting nanti.


 

Senin, 17 Maret 2014

Bros Bunga

 
         Salah satu ide yang paling mudah muncul ketika melihat sisa-sisa kain adalah membuat bunga. Biasanya untuk dibuat bros atau aplikasi untuk busana. Bros bunga juga sering dipakai untuk menghias jilbab atau kerudung.
Berikut step by step untuk membuat bros bunga.
 
 - Gunting kain sebanyak enam potong, ukuran tergantung besar bunga yang kita inginkan.


- Potong melingkar pada sudutnya.


- Jahit jelujur sisi bawah kain. Tarik jahitannya sampai membentuk lingkaran bunga.

 - Letakkan kancing bungkus di tengah bunga, lalu lem kembali.


- Tutup bagian bawah dengan kain felt, lem, lalu tambahkan peniti, lem kembali.


- Selesai...

 

Kamis, 22 Agustus 2013

Pincushion (Bantalan Jarum)

Setelah bertahun-tahun berkecimpung dalam dunia jahit menjahit, baru kali ini saya membuat bantalan jarum, hehehe. Biasanya kalau sedang menjahit atau membuat craft, jarum-jarum pentul suka berserakan di meja dan lantai. Keinginan untuk membuatnya sudah lama, tapi baru kali ini terealisasi. Meskipun demikian ibaratnya kata orang-orang dulu "better late than never". ^_^



Bahan-bahan :
- Kaleng bekas sarden atau sejenisnya.
- Lem tembak.
- Koran bekas.
- Gunting.
- Kain felt 3 warna.
- Dacron.
- Renda.



Cara membuat :
  • Masukkan Koran ke dalam kaleng bekas.


  • Gunting kain felt dalam 3 bentuk dan ukuran (sesuai keinginan).


  • Jahit kain felt dengan tusuk feston satu persatu.



  • Ukur lingkaran bawah kaleng dan panjang sisi kaleng, lalu gunting.


  • Jelujur renda dan buat melingkar.



  • Bungkus kaleng sarden dengan kain felt yang sudah dipotong dengan menggunakan lem tembak.

  • Bentuk bulat Dacron, lalu masukkan ke dalam kaleng.

  • Tutup dengan kain felt yang telah ditusuk feston sebelumnya. Rekatkan pinggirannya dengan lem tembak.
 

  • Selesai deh.. :D


Semoga jarum-jarum pentulku tidak ada yang berserakan lagi #harapanku... ^_^...